Showing posts with label Kesehatan Bayi dan Balita. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan Bayi dan Balita. Show all posts

December 7, 2016

Tanda-Tanda Janin Tidak Berkembang Dalam Kandungan

Tanda-Tanda Janin Tidak Berkembang Dalam Kandungan pada awal kehamilan, usia 3 bulan, trimester pertama, kedua sampai ketiga ada disini. Penyebab janin tidak berkembang dalam kandungan disebabkan berbagai faktor mulai dari gaya hidup sampai dengan kondisi embrio pada saat awal pembuahan yang kurang bagus.

Ketika telur telah dibuahi oleh sperma tentu saja akan terjadi peristiwa perkembangan embrio yang sangat sempurna sampai menjadi janin dan kemudian melalui proses persalinan menjadi bayi yang sehat. Proses inilah yang menjadi tanda keajaiban Tuhan melalui kehamilan yang muncul secara alami.

Selama sembilan bulan didalam kandungan janin mengalami sebuah proses perkembangan yang sangat menakjubkan. Akan tetapi terkadang karena beberapa alasan dan beberapa masalah kehamilan janin ini didalam rahim tidak dapat mengalami proses perkembangan. Lalu apa saja yang menjadi tanda janin tidak berkembang pada awal kehamilan di dalam kandungan? Berikut informasinya untuk bunda!

tanda ada janin tidak berkembang dalam rahim penyebab janin tidak berkembang dalam kandungan tanda janin tidak berkembang saat hamil muda tanda janin tidak berkembang dalam kandungan tanda janin tidak berkembang atau mati tanda janin tidak berkembang dengan baik tanda janin tidak berkembang di usia 4 bulan tanda janin tidak berkembang pada trimester kedua tanda janin tidak berkembang usia 3 bulan tanda-tanda janin tidak berkembang didalam rahim apakah tanda-ada janin tidak berkembang tanda janin tidak berkembang pada awal kehamilan tanda janin 2 bulan tidak berkembang bagaimana tanda janin tidak berkembang tanda tanda janin tidak berkembang di usia 3 bulan

Tanda-Tanda Janin Tidak Berkembang Dalam Kandungan

Ketika janin didalam rahim tidak dapat berkembang dengan tepat maka yang terjadi adalah keguguran. Dan beberapa yang menjadi tanda janin tidak berkembang pada awal kehamilan sampai trimester kegita diantaranya :

1. Perkembangan janin tidak sesuai usia kehamilan

Tumbuh kembang dari sang janin harusnya sesuai dengan usia kehamilan. Kondisi ini sangat normal untuk kondisi kehamilan yang sehat. Akan tetapi kalau janin tidak berkembang sesuai dengan usia kehamilan itu artinya ada penyerapan nutrisi ke janin yang terhambat atau memang janin tidak dapat berkembang karena lain hal.

2. Kadar HCG sangat rendah

Ibu hamil memang dapat mengalami kondisi perubahan hormon dalam rangka untuk mendukung tumbuh kembang janin didalam rahim. Ketika ada masalah janin tidak dapat berkembang maka nantinya tingkat HCG yang ditemukan didalam urin atau darah ibu hamil akan sangat rendah.

Bahkan dengan pemeriksaan berkala bisa juga ditemukan adanya penurunan tingkat HCG dari waktu ke waktunya. Jadi pemeriksaan ini juga dapat direkomendasikan oleh dokter jika memang sudah ada beberapa tanda janin tidak berkembang. Kadar HCG rendah ini juga dapat terjadi karena kondisi hamil yang tidak terdeteksi dengan mudah.

3. Tidak ada kenaikan tinggi fundus

Selama hamil biasanya dokter memang akan melakukan pemeriksaan fundus untuk tahu perkembangan janin dengan palpasi abdomen pada kehamilan. Dan jika janin tumbuh dengan baik sesuai dengan usia kehamilan maka nantinya fundus juga akan semakin tinggi.

Dan pengukuran juga dilakukan dari bagian atas tulang kemaluan menuju ke arah puncak rahim. Dan jika ukuran tinggi fundus tidak sesuai dengan usia kehamilan maka tentu bisa jadi janin didalam rahim tidak akan mengalami perkembangan yang baik.

Demikian sedikit informasi yang kami dapat berikan untuk bunda tentang tanda-tanda janin tidak berkembang didalam rahim. Semoga menjadi informasi yang bermanfaat.
Read more

November 28, 2016

Perkembangan Janin Umur 4 Bulan Dalam Kandungan Rahim

Perkembangan janin umur 4 bulan dalam perut sudah bisa apa sih di dalam kandungan atau rahim? Yak usia kandungan 4 bulan berarti tandanya ibu hamil sudah melewati trimester pertama kehamilan dan menuju trimester kedua kehamilan. Pada trimester ini merupakan waktu yang menentukan perkembangan janin bunda selanjutnya apakah bisa bertahan atau tidak.

Asupan nutrisi yang tepat perlu dilakukan oleh ibu hamil supaya mendapatkan perkembangan janin usia 4 bulan didalam rahim yang sehat dan bisa bertahan tanpa masalah sampai trimester ketiga dan melahirkan.

Lalu kira – kira seperti apa fase perkembangan janin usia 4 bulan didalam rahim? Dan bagi bunda yang ingin tahu informasi lengkapnya kami akan langsung berikan informasi lengkapnya untuk bunda di bawah ini!

CATATAN: Untuk mengetahui kondisi bayi di dalam kandungan usia 4 s.d 9 bulan atau trimester 2 dan 3 Lihat Detail Perkembangan Janin Trimester 2 dan 3 Kehamilan!

Perkembangan Janin Usia 4 Bulan Didalam Rahim perkembangan janin umur 4 bulan dalam kandungan perkembangan janin usia 4 bulan ke atas proses perkembangan janin usia 4 bulan tahap perkembangan janin usia 4 bulan perkembangan janin pd usia 4 bulan

Perkembangan Janin Umur 4 Bulan Dalam Rahim/ Kandungan

Ketika berada di bulan keempat, perkembangan janin telah menunjukkan bentuk serupa dengan bayi walau untuk ukuran masih belum sepenuhnya proporsional. Kepala janin yang usianya 4 bulan masih sangat besar kemudian pada anggota tubuhnya seperti kaki dan tangan masih sangat kecil.

Telinga dan mata janin di usia kandungan 4 bulan masih belum terbentuk pada posisinya. Dan sudah berada di posisi yang seharusnya. Mata yang terbentuk akan jauh semakin baik dan tulang juga semakin memadat. Pada usia kandungan di bulan keempat ini janin sudah mulai bergerak dan sudah dapat menghisap jari serta melakukan gerakan seperti menguap, menggeliat, bahkan juga dapat memberikan ekspresi wajah.

Kemudian ketika masuk di awal trimester kedua ini sang janin masih memiliki panjang yaitu 7,5 cm dan beratnya masih sangat ringan yaitu hanya 25 gram saja yang akan tumbuh dengan sangat cepat mencapai 110 gram dibulan ini. Dan pada minggu ke13 ini jemari tangan dan kakinya sudah mulai terbentuk. Dan organ dalam juga sudah mulai menunjukkan bentuknya yaitu paru – paru, hati serta pankreas dan juga organ dalam lainnya.

Kemudian pada bagian mulut sudah muncul tunas gigi serta pita suara mulai terbentuk. Dan hal yang menarik yang terjadi pada minggu ini adalah janin mulai dapat bergerak dan sedikit demi sedikit dapat menggerak – gerakkan kakinya seperti menendang. Pada perkembangan janin 4 bulan di minggu ke 14 ini ditandakan dengan telinga yang sudah berada pada posisinya.

Itulah sekilas informasi tentang Perkembangan Janin Umur 4 Bulan Sudah Bisa Apa. Semoga informasi yang kami berikan diatas bermanfaat.
Read more

November 27, 2016

Penyakit Pertama Bayi Baru Lahir Dan Cara Mengatasinya

Inilah masalah pada bayi baru lahir dan penanganannya --Menjadi seorang orang tua memang menjadi moment yang sangat membahagiakan. Apalagi untuk mereka pasangan yang baru menikah dan ini baru moment pertama mereka memiliki anak. Pasti sangat membahagiakan.

Dan disamping itu juga menjadi fase yang membuat ibu dan ayah baru sangat antusias dalam merawat buat hatinya. Bahkan terkadang saking antusiasnya, ada sesuatu yang berbeda pada fisik si bayi saja sudah beragam kepanikan dialami. Nah, agar tidak panik yang teramat parah, ada baiknya Anda tahu apa saja penyakit pertama yang sering dialami bayi dan ini adalah hal yang wajar.

Penyakit Pertama Bayi Baru Lahir Dan Cara Mengatasinya

Biasanya ada beberapa penyakit yang akan sering dialami oleh bayi. Dan beberapa penyakit yang sering dialami oleh bayi dan cara mengobatinya diantaranya :

1. Bayi Buang Air Besar (BAB) Pertama

Dalam hitungan kurang dari 24 jam, pada umumnya bayi akan melakukan BAB atau yang disebut mekonium (feses yang pertama keluar berwarna hijau kehitaman). Bayi juga akan melakukan pipis sesaat setelah kelahiran, kemudian tidak pipis atau hanya pipis 2-3 kali dalam sehari selama 3 hari pertama. Apabila bayi tidak melakukan BAB atau BAK dalam kurang 24 jam maka perlu mendapat perhatian khusus, segera periksakan ke dokter ya bunda!

penyakit bayi baru lahir dan cara mengatasinya penyakit umum pada bayi baru lahir penyakit yang menyerang bayi baru lahir penyakit pada bayi usia 0-6 bulan macam-macam penyakit pada balita penyakit pada bayi yang disebabkan oleh jamur penyakit pada bayi baru lahir penyakit pada bayi dan balita penyakit bayi baru lahir dan cara mengatasinya penyakit yang sering menyerang balita kelainan pada bayi baru lahir penyakit yang biasa menyerang bayi baru lahir penyakit yang biasa diderita bayi baru lahir penyakit yang biasa terjadi pada bayi baru lahir


2. Gumoh Pada Bayi

Gumoh adalah peristiwa keluarnya makanan dari dalam perut bayi tanpa didahului rasa mual pada bayi dan juga tidak ada peningkatan tekanan di dalam perut bayi. Secara medis penyebab Gumoh adalah dikarenakan posisi lambung bayi masih agak mendatar (belum tegak seperti orang dewasa). Selain itu Gumoh juga disebabkan sebagian lambung bayi berada di rongga dada, atau fungsi penutup lambung bayi belum berfungsi sempurna.

Mengatasi Gumoh pada bayi dapat dilakukan pada bayi dengan cara "membuat bayi bersendawa"; caranya tegakkan bayi dalam posisi berdiri menghadap dada ibu dan diberi tepukan ringan pada punggung bayi selama beberapa saat. Proses penyendawaan kadang diikuti dengan bunyi khas yang timbul akibat gerakan peristaltik esofagus, tetapi hal ini tidak harus terjadi.

Selanjutnya setelah selesai menyusu, bayi diletakkan/digendong dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki sekitar 300 - 450. Juga agar menghindari mengayun/mengoyang/memijat bayi (terutama daerah perut)/melakukan senam bayi sesaat setelah bayi menyusu.

3. Milia Pada Bayi

Milia adalah jerawat kecil-kecil berwarna putih yang terdapat pada dahi, hidung dan pipi bayi baru lahir. Penyebab Milia adalah tersumbatnya kelenjar sebasea (minyak) pada kulit. Tidak perlu pengobatan khusus, akan menghilang dengan sendirinya. Basuh wajah dengan air dan sabun bayi serta hindari penggunaan krim, lotion ataupun vaselin.

4. Batuk pilek

Batuk pilek pada bayi sendiri memang dapat disebabkan karena beragam faktor. Akan tetapi memang kalau pada bayi sebagian besar kasusnya disebabkan karena virus yang jenisnya ratusan. Akan tetapi dapat sembuh dengan sendirinya. Gejalanya adalah hidung bayi berair, kadang pernapasan tersumbat kemudian diikuti dengan demam dan juga batuk. Selain itu, batuk juga dapat disebabkan karena adanya bakteri yang menjangkit si bayi.

5. Infeksi pada telinga

Infeksi telinga ini dapat disebabkan karena batuk pilek oleh virus yang berlangsung secara terus menerus. Sehingga nantinya virus ini masuk ke dalam saluran telinga. Atau juga dapat terjadi karena telinga kemasukan air yang didalamnya mengandung kuman sehingga memiliki akibat peradangan saluran telinga tengah.

Jika memang tidak diobati, lama – lama radang telinga ini akan semakin parah dan dapat menimbulkan nanah. Dan jika nanah ini pecah, cairan ini akan keluar dari telinga dengan bau yang tidak enak. Dan efek jangka panjangnya adalah sistem pendengaran yang akan mengalami kerusakan.

6. Diare

Sama halnya dengan batuk pilek, diare pada bayi juga dapat terjadi karena beragam faktor lainnya. Dari makanan yang tercemar kuman atau virus juga dapat membuat bayi mengalami diare. Bahkan kalau susu formula yang Anda berikan, juga bisa karena si bayi tidak cocok dengan susu formula tersebut.

Demikian sedikit informasi yang kami dapat berikan untuk Anda tentang Penyakit Pertama yang Sering Dialami Bayi. Semoga menjadi informasi yang bermanfaat bunda. Yuk kenali penyakit apa saja yang dapat menyerang bali secara alami dan jaga kesehatan bayi Anda setiap saat.
Read more

November 16, 2016

Penanganan Diare Pada Bayi Baru Lahir dan Cara Mencegah

Penyebab diare pada bayi dan cara mengatasinya --Siapa saja pastinya akan bingung kalau anaknya sedang sakit. Apalagi kalau ibu baru yang masih baru memiliki anak, dijamin akan sangat panik ketika melihat anaknya sedang sakit. Bahkan menyaksikan anaknya mengalami diare saja juga sangat panik.

Hal ini dikarenakan ibu baru biasanya masih kurang memiliki pengalaman dalam mengatasi masalah yang terjadi pada anak. Sebenarnya hal ini wajar mengingat ibu baru masih baru memiliki anak. Akan tetapi tentu saja Anda perlu belajar lebih dalam lagi agar suatu hari jika terjadi hal yang sama kepanikan yang sama tidak terjadi karena Anda sudah tahu cara yang tepat dalam mengatasi diare pada bayi. Mengenai seperti apa langkah yang tepat dalam mengatasi diare pada bayi, Anda bisa simak informasinya berikut ini!

diare pada bayi baru lahir diare pada bayi apa obatnya mengatasi diare pada bayi asi diare pada bayi seperti apa diare pada bayi minum asi penanganan diare pada bayi baru lahir diare pada bayi karena bakteri diare pada bayi dan cara mengatasinya penyebab diare pada bayi dan cara mengatasinya

Langkah Mengatasi Diare Pada Bayi Baru Lahir

Kebanyakan diare yang menjangkit bayi adalah karena terserang virus, karena itu masih belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan karena biasanya akan sembuh dengan sendirinya setelah dalam beberapa hari. Maka pengobatan ini juga ditujukan untuk mengobati gejala yang ada dan dapat mencegah terjadinya dehidrasi atau kurang cairan. Diare akut ini juga dapat disembuhkan dengan cara meneruskan pemberian makanan seperti biasa pada bayi Anda.

Yang perlu diingat bahwa pengobatan yang dilakukan dalam mengatasi diare pada bayi bukan untuk menghentikan diare akan tetapi menjadi suatu mekanisme pertahanan tubuh dalam mengeluarkan kontaminasi makanan dari usus. Dan mencoba menghentikan diare dengan obat seperti menyumbat saluran pipa yang akan keluar juga dapat menyebabkan aliran balik serta juga dapat menjadikan saluran lebih buruk pada si bayi.

Cara Mencegah Diare Pada Bayi

Biasanya kalau Anda sudah berikan penanggulangan, diare pada bayi akan hilang dalam beberapa hari dan paling lama adalah 14 hari. Untuk mencegah terjadinya diare seperti ini pada bayi, beberapa langkah yang bisa dilakukan yaitu teruskan pemberian ASI karena obat terbaik bagi bayi adalah ASI, perhatikan soal kebersihan dan gizi yang seimbang untuk pemberian makanan pendamping ASI setelah bayi usianya sekitar 6 bulan. Jaga juga kebersihan perabotan makan untuk si bayi beserta kebersihan alat minumnya juga.

Bagaimana bunda? Jadi jangan sampai bunda terlalu panik ya mengatasi diare pada si kecil. Semoga informasi yang kami berikan diatas untuk Anda tentang Langkah Mengatasi Diare Pada Bayi bermanfaat. Yuk jaga kesehatan si kecil sedari sekarang bunda dengan tindakan preventif yang terbaik.
Read more